Malang, 6 Juli 2026 – Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis dunia industri melalui penyelenggaraan Program Praktisi Mengajar. Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi Program Diktisaintek Berdampak ini dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Hall Lantai 7 Gedung Hasyim Asy’ari UNISMA, mulai pukul 13.00–15.00 WIB.
Program Praktisi Mengajar menjadi salah satu upaya Fakultas Peternakan UNISMA untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dengan menghadirkan praktisi yang memiliki pengalaman nyata di dunia industri peternakan, baik dari tingkat internasional maupun nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi, manajemen, serta peluang bisnis di sektor peternakan modern yang tidak hanya bersumber dari teori di ruang kuliah, tetapi juga dari praktik langsung di lapangan.
Pada kegiatan ini, Fakultas Peternakan menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Sesi pertama menghadirkan Jeroen Rijnenberg dari SBDI Center, Belanda, yang membawakan materi bertajuk “Business Model and Entrepreneurship in Integrated Farming” pada mata kuliah Integrated Farming System. Dalam paparannya, Jeroen menjelaskan konsep pengembangan usaha peternakan terpadu yang mengintegrasikan berbagai sektor pertanian dan peternakan sehingga mampu menciptakan sistem usaha yang efisien, berkelanjutan, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya jiwa kewirausahaan dalam menghadapi tantangan industri peternakan global.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Nurhadi Sulis Setyo, S.Pt., Manager Farm KAN Jabung, yang menyampaikan materi “Future of Dairy: Manajemen Industri Sapi Perah Berbasis Integrated Farming System” pada mata kuliah Manajemen Produksi Ternak Perah. Materi yang disampaikan membahas perkembangan industri sapi perah di Indonesia, penerapan sistem integrated farming dalam pengelolaan peternakan sapi perah, serta strategi meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha peternakan berbasis koperasi modern.
Dekan Fakultas Peternakan UNISMA, Dr. drh. Nurul Humaidah, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan Praktisi Mengajar merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang bertujuan memperkuat keterkaitan antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, kehadiran praktisi memberikan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja serta perkembangan teknologi peternakan yang terus mengalami perubahan.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep akademik, tetapi juga mampu melihat bagaimana teori tersebut diterapkan secara nyata di dunia industri. Kolaborasi dengan praktisi nasional maupun internasional menjadi langkah strategis untuk mencetak lulusan yang profesional, inovatif, dan memiliki daya saing global,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta menjadi salah satu bagian yang paling menarik, di mana mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai peluang pengembangan bisnis peternakan terpadu, tantangan industri sapi perah nasional, hingga penerapan teknologi dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Melalui penyelenggaraan Program Praktisi Mengajar ini, Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra industri dan institusi internasional dalam rangka menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen UNISMA dalam menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, serta siap menghadapi tantangan industri peternakan di tingkat nasional maupun global.
“Praktisi Berbagi Ilmu, Kita Bangun Negeri.” Dengan semangat tersebut, Fakultas Peternakan UNISMA terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan berdampak bagi kemajuan dunia peternakan Indonesia.
