Malang – Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat langkahnya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu bersaing di tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Implementation Agreement dengan sejumlah mitra industri dan lembaga internasional.
Kerja sama ini melibatkan Founder dan CEO Wise Use International B.V. (Belanda), Guido Lassally, CEO Tauros Media Nederland B.V. (Belanda), Jeroen Rijnenberg, serta Presiden Direktur Sustainable Business Development and Innovation Center (SBDIC). Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) di tingkat universitas dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang sebelumnya telah disepakati di tingkat fakultas.
Ketua Program Studi Peternakan UNISMA, Dr. Dyah Lestari Yulianti, S.Pt., M.P., menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan telah memasuki tahap implementasi melalui berbagai program konkret.
“Tahap ini bukan lagi sebatas penandatanganan MoU, tetapi implementasi berbagai program yang telah dirancang bersama untuk memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan mitra,” jelasnya.
Mendorong Pencapaian SDGs melalui Pendidikan, Riset, dan Kewirausahaan
Kolaborasi internasional tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan berkelanjutan.
Selama ini, Fakultas Peternakan UNISMA telah aktif melakukan berbagai penelitian mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai pakan maupun aditif ternak yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan produk pangan yang lebih aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Selain penguatan riset, Fakultas Peternakan juga menanamkan jiwa kewirausahaan kepada mahasiswa melalui kurikulum yang mengintegrasikan mata kuliah Kewirausahaan dan Agroindustri Halal. Kurikulum tersebut dirancang agar mahasiswa mampu mengembangkan usaha peternakan yang inovatif, berkelanjutan, ramah lingkungan, dan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Berbagai program inkubasi bisnis yang telah dijalankan juga mendorong mahasiswa menghasilkan proposal usaha yang berhasil meraih penghargaan pada berbagai kompetisi kewirausahaan.
Pengembangan Bisnis Produk Peternakan Organik
Sebagai tindak lanjut kerja sama internasional, Fakultas Peternakan UNISMA akan memperluas penelitian pada berbagai komoditas peternakan sekaligus mengembangkan unit bisnis berbasis produk organik yang aman, sehat, halal, dan ramah lingkungan.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah pengembangan produk daging organik bernilai tambah yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan berkualitas.

Membuka Peluang Investasi bagi Mahasiswa
Kerja sama ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh dukungan investasi melalui penyusunan business plan yang dikembangkan dalam kegiatan guest lecture dan praktisi mengajar bersama mitra internasional.
Program tersebut telah diimplementasikan pada mata kuliah Integrated Farming System dan Manajemen Produksi Ternak Perah, di mana mahasiswa didampingi praktisi internasional dalam menyusun proposal bisnis. Proposal yang dinilai inovatif, layak secara ekonomi, dan sejalan dengan prinsip SDGs berpeluang memperoleh pendanaan dari mitra sebagai investor.
Melalui kolaborasi strategis ini, Fakultas Peternakan UNISMA optimistis dapat melahirkan lulusan yang inovatif, berjiwa entrepreneur, berwawasan global, serta mampu menghasilkan produk peternakan yang aman, halal, berkualitas, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut semakin diperkuat dengan capaian Akreditasi Unggul dari BAN-PT untuk Program Studi Sarjana Peternakan serta akreditasi internasional ASIIN, yang menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas pendidikan dan daya saing Fakultas Peternakan UNISMA di tingkat nasional maupun internasional.
